Jualan di Internet : Produk Digital atau Produk Nyata ?

Internet secara umumnya biasanya digunakan untuk mencari informasi, berkomunikasi dengan orang lain via messenger, social network atau lain-lainnya, bsia juga digunakan untuk belajar sesuatu hal baru (how to) , dan juga untuk mencari hiburan.. begitu banyak hal-hal yang bisa didapatkan di internet.

Hal seperti inilah yang harus dimanfaatkan oleh marketer dan pemilik bisnis online seperti kita. Ingat tugas kita adalah menawarkan nilai tambah kita, jika mereka memang tertarik maka mereka akan membeli produk kita. Ngomong-ngomong sampai sini pasti ada yang bertanya, jika memang bisa didapatkan secara Gratis, mengapa saya harus membeli kepada marketer tersebut ?

Hal pertama, Anda memberikan sebuah nilai tambah yang tidak bisa didapatkan di internet, seperti materi yang berdasarkan pengalaman Anda, materi yang tidak mungkin mereka temukan di internet, atau rahasia yang hanya sebagian orang mengetahuinya, atau mungkin juga Anda adalah perangkum yang hebat, sehingga orang tersebut tidak perlu membuka banyak website dan menghemat waktunya dalam melakukan searching di internet. Dan masih banyak lagi hal-hal yang bisa menjadi titik jual dari produk Anda di internet.

Setelah kita mengetahui salah satu kunci mengapa orang ingin membeli produk dari kita, sekarang kita akan membahas apa yang sebaiknya dijual diinternet. apakah produk digital atau produk fisik ?

Jika Anda bertanya kepada saya, mana yang akan Anda pilih ? Sebelumnya akan saya tanyakan dulu kepada para pembaca kohar online, mana yang akan Anda pilih jika besok disuruh membuat website yang menjual sebuah produk ? sebagian akan menjawab tergantung, sebagian menjawab produk fisik, sebagian menjawab produk digital. Semua tergantung pada pengalaman baik dan buruk dalam dunia internet. Ada yang mencintai sekali produk digital, ada yang benci setengah mati dengan produk digital begitu juga dengan produk fisik yang dijual diinternet, itulah mengapa saya mengatakan tergantung pada pengalamannya.

Jika Anda bertanya kepada saya, Peter, besok kamu buat website produk apa yang akan kamu buat ? jawaban saya sangatlah mudah, DUA-DUAnya. Ya, pastikan Anda memiliki keduanya dalam website Anda. misalkan Anda menjual tentang pelatihan anjing. Mungkin primary product (produk primer) Anda adalah ebook atau video tentang pelatihan anjing, tapi jika Anda hanya membuka sumber uang disini saja, maka matilah Anda ! Karena bukankah orang yang kesini juga memiliki keinginan (bukan kebutuhan) untuk makanan anjing, kandang anjing, frisbee, rantai anjing, dan barang2 fisik lainnya. mengapa saya katakan keinginan, karena pada awalnya dia datang ke website Anda membutuhkan cara melatih anjingnya, tapi keinginan lainnya selalu ada, mengapa tidak anda menawarkannya ? (ini dinamakan cross-sell)

Mari kita bicarakan beberapa hal yang saya pelajari di internet, yang pertama sebagian produk berbasiskan servis, tidak mungkin akan secara penuh (efektif) bisa mencapai kata "saya beli !" di internet. Ya , beberapa servis tetap membutuhkan f2f (face to face) untuk melakukan closing deal. Dan internet memang bisa memberikan begitu banyak informasi penjelasan yang membuat orang tersebut semakin tertarik dan ingin memiliki hal tersebut. Tapi tetap saja closing hanya bisa terjadi secara tatap muka. Bisakah Anda memberi contoh untuk hal ini ?

Produk fisik bisa saja di marketingkan dan dijual di internet secara sukses. Produk yang lebih laku dijual di internet adalah, produk yang bisa memberikan nilai tambah tingkat kenyamanan hingga 100% . Maksudnya apa ? ingat, rasa nyaman adalah alasan utama orang membeli barang di internet. Orang bisa saja berbelanja kapanpun dan hari apapun, tanpa harus berdesak-desakkan , antri membayar, tidak perlu malu untuk melihat berulang-ulang, jauhnya pusat perbelanjaan dan lain-lainnya.

Jangan pernah menjual produk yang bisa didapatkan secara mudah ditoko atau warung dekat rumah mereka. jualah sesuatu yang tidak biasa atau hal baru kepada orang di internet. Biasanya hal ini bisa meningkatkan minat dari calon pembeli dan bisa menjual laku layaknya kacang goreng. Cobalah menjual seperti rokok spesial, anggur berumur tahunan, baju impor, bahkan perhiasan juga bisa. Jangan mencoba menjual seperti sikat gigi, odol, atau hal-hal umum lainnya. Sebenarnya konsep untuk produk digital juga hampir sama dengan paragraf ini,tapi berbeda konteks untuk penerapannya. Jangan menjual hal yang umum dan sudah diketahui oleh banyak orang, tapi jualah hal yang baru, bersifat sebuah penemuan baru, atau rahasia atau pengalaman Anda, sehingga akan lebih meningkatkan minat dari prospek Anda

Dan dalam menjual produk fisik secara online, yang perlu diperhatikan adalah harga pengiriman, orang lebih minat jika produk tersebut bisa dikirimkan dengan ongkos kirim yang masuk akal. Jika Anda mematok keuntungan lagi dari ongkos kirim maka akan menghancurkan harga Anda dan menurunkan minat dari calon pembeli Anda. Ingat hal ini, biaya pengiriman yang mahal adalah faktor utama yang membuat orang jadi males untuk beli di tempat Anda. Saya pernah mendapatkan data laporan Ernst & Young bahwa 53% pembeli barang secara online lebih mempermasalahkan tingginya biaya pengiriman, sangat besar jika dibandingkan dengan 19% pembeli barang secara online yang mempermasalahkan takutnya credit card mereka dibajak orang lain secara online.

So, pertanyaannya jika besok Anda membuat sebuah website baru, Anda sudah mengetahui niche dimana Anda bermain. Produk digital atau Produk Fisik yang akan Anda pilih ?

ide selalu ada, jika Anda kehabisan ide, apa produk fisik yang cocok untuk mendampingi produk digital yang sedang dijual saat ini, atau sebaliknya, apa produk digital yang cocok untuk mendampingin produk fisik yang sedang saya jual saat ini. Anda bisa memostingkan dicomment, semoga teman sesama pembaca dan saya bisa membantu , sehingga bisa meningkatkan profit Anda menjadi jauh lebih besar lagi. Menjadi lebih besar karena Anda sudah berhasil menyediakan keinginan dia dengan cara cross-sell :) ..

Be Sociable, Share!

Artikel terkait yang mungkin menarik untuk Anda :

34 Comments

  • November 11, 2009 - 6:27 pm | Permalink

    dengan semakin canggihnya teknologi informasi, jualan produk apa saja terlepas itu digital maupun nyata, keduanya menjanjikan profit besar..syarat mutlaknya adalah ide dan kreativitas..salam

  • Andreas
    November 12, 2009 - 1:49 am | Permalink

    Peter,

    Setahu saya saat ini, para marketer di internet lebih banyak menjual produk digital yang lebih banyak menghasilkan laba. Karena hanya sekali buat/produksi namun dapat dijual berulang2 kali. <— Sering disebut produk informasi.

    Saya melihat, sangat sedikit marketer Indonesia yang menjual produk fisiknya untuk sebuah produk informasinya. Bahkan ada marketer Indonesia yang merubah cara marketingnya, yang tadinya hanya menjual produk fisik, kemudian menjadi menjual produk digital yang tentunya jauh lebih murah.

    Yang masih saya bingung, Bagaimana menjual produk fisik di internet yang walaupun memiliki nilai tambah yang begitu besarnya, namun terhalang oleh harga yang begitu tingginya untuk pasar Indonesia??

    Dan satu lagi, mengapa banyak Internet Marketer di Indonesia yang sering sekali mengajarkan bisnis internet marketing, namun tidak mengerjakan niche selain “pendidikan” internet marketing di Indonesia?? Contohnya, banyak marketer yang mengajarkan niche “dog training” atau “weight loss”, namun tidak mengerjakannya untuk pasar Indonesia.

    Apakah market Indonesia tidak profitable?

    Kalau saya sich, percaya pada Peter karena Peter selalu belajar untuk menjadi DAHSYAT dari Guru2 Internet Marketing dunia, seperti Mike Filsaime,dll. Jadi saya mau terus belajar dari Peter.

    Sukses selalu.

  • November 12, 2009 - 3:54 am | Permalink

    Mumet….!!!

    Masih belum bisa nyari pembeli nih… triknya harus gimana lagi, ga tau deh…

    Sukses selalu Peter Kohar

  • November 12, 2009 - 6:28 am | Permalink

    Salam kenal mas Peter,
    Saya baru mengenal Anda tadi malam dari emilnya mas Padro, ketika disuruh untuk mendownload produk PremanInternet karya Anda secara gratis..tis..(he..he..). Terus terang saja, saya tentu sangat kagum dengan apa yg telah adan lakukan dengan bisnis anda dan saya beruntung bisa ketemu dengan website anda.

    Saya seorang tenaga resseller pada sebuah produk informasi, dan sudah berjalan selama lebih dari 5 bulan. Kabar buruknya adalah saya belum menghasilkan satu orderpun sampai detik ini! Ya. Saya belum mendapatkan order sampe saat ini. Tidak ada yg salah. Semua saya sadari sebagai kesalahan saya yg belum paham dengan cara kerja bisnis ini.

    Di balik semua keadaan yg saya hadapi, memang saya masih sangat bingung dengan bisnis internet. Kebetulan dalam artikel anda kali ini membahas tentang jenis produk apa yg pas utk dijual di internet, saya sedikit comment. Menurut saya, memang produk yg bisa laku di internet kebanyakan adalah produk digital. Dengan segala kemudahan yg ditawarkan. Produk fisik, juga laku. Hanya saja, urusannya sedikit ribet, karena banyak hal yg akan dilibatkan( maaf ya mas, ini menurut saya yg masih awam lho).

    Oh iya, minta tips mas. Saya ini koq masih menjadi penonton seh di bisnis internet ini? Padahal, sudah teramat banyak orang lain yg menjadi pemain. Bagaimana neh mas? Merupakan suatu kehormatan bagi saya bila mas Peter, bisa membantu saya dengan berbagaimacam tips atau trik apa yg harus saya lakukan sebagai seorang newbie di bisnis internet ini, sehingga saya bisa menjadi pemain juga.

    Terimakasih mas.

  • November 12, 2009 - 6:52 am | Permalink

    Teknologi informasi sekarang ini, meraja lela artinya , kunci kesuksesan penjualan on l atau of l, gak jadi masalah yang penting informasi produk yang dijual rame,lalu lintas info barang diketahui masyarakat, atau trafic nya di dunia maya juga rame, hasilnya informasi yang jadi penentu laku atau tidak ,semakin banyak info produk ya semakin berpeluang laku, wah ni komentar apa ko mentor

  • Abdul Gafoer
    November 12, 2009 - 6:57 am | Permalink

    Seperti anda bilang pada penjelasan kenapa bikin ebook karena, menulis suatu ilmu yang menggunakan ebook sebagai medianya (yang notabene adalah produk digital) dan tinggal menjualnya lewat internet, adalah sangat menguntungkan tak perlu mencetak manual kaya bikin buku pada umumnya yang juga membutuhkan biaya yang besar dan belum tentu habis dalam waktu singkat mana harus mendistribusikan ke toko toko buku(offline) yang tentunya juga akan melibatkan banyak karyawan yang pada akhirnya harus menggaji mereka, sedangkan membuat ebook cukup sekali tidak perlu ke percetakan/penerbit stok berapapun tak masalah kita tinggal mengontrol didepan komputer kalo mau, dan kesimpulannya menjual produk digital adalah sangat tepat saat ini apalagi internet saat ini lagi booming dan akan terus bertambah penggunanya yang jadi masalahnya bikin produk digital sedangkan kita masih awam nol dalam pegnetahuan bahasa pemograman. terus jualan apa ya?

  • November 12, 2009 - 7:03 am | Permalink

    @Andreas: Market Indonesia profitable atau tidak untuk produk-produk yang dicontohkan di atas? Sepertinya saat ini masih belum cukup profitable jika menjual produk yang kebutuhan sampingan seperti dog training, atau weight loss, etc.

    Namun, sudah sangat banyak internet marketer Indonesia yang sukses dari menjual produk fisik di Inodensia, asal produk fisiknya masuk kebuthan premier hingga sekunder. Misal pakaian, rumah, handphone, pulsa, dll.

    Orang Indonesia belum sampai tahap berpikir, bahwa perlu untuk membeli produk tersier lewat internet. Jadi, kalau coba terjun di weight loss, dog training, fish breeding, etc, mungkin sedikit sulit.

    Btw, saran untuk terima semuanya, baik produk digital atau produk fisik terasa sangat masuk akal bagi saya. Thx buat postingnya.

  • November 12, 2009 - 7:07 am | Permalink

    betul mas kohar… semua tergantung dari yang memandang… produk fisk dan digital, semuanya baik untuk di jual dan menguntungkan, tergantung dari bagaimana cara kita memasarkannya

  • November 12, 2009 - 7:53 am | Permalink

    Iya. Kalau kita perhatikan, semua produk digital yang ditawarkan di internet berkaitan dengan cara mencari uang di internet dan turunannya (bagaimana bepromosi menggunakan google, Facebook, dll). Saya tidak pernah melihat internet marketer yang menjual produk non money making.

  • November 12, 2009 - 8:30 am | Permalink

    Produk fisik sepertinya lebih profitable. Sayangnya, untuk market Indonesia topik bahasannya sangat terbatas pada cara mencari uang dari Internet, sedangkan market untuk topik-topik cara menurunkan berat badan, cara melatih anjing, cara beternak, cara mempertahankan pernikahan, dsb masih kurang pasarnya.

  • November 12, 2009 - 9:02 am | Permalink

    Dua-duanya, ya saya setuju. Saya sedang belajar. Kebetulan, meski baru beberapa hari ini saya sudah bisa berjualan barang fisik melalui internet yakni produk yang berhubungan dengan hobi burung.
    Saya sudah merencanakan berjualan produk non-fisik (how to be a good bredeer).
    Cuma terus terang saya masih sangat2 tidak paham soal pengaturan (benar-benar masalah teknis) jualan online-nya sendiri. Produk sudah ada tetapi teknis menjualnya (bukan promo maupun meyakinkan pembeli) belum cukup. Misalnya ya hal yang sangat sederhana…mengatur autoresponder bahkan juga “sekadar” membuat ebooknya (materi sudah komplit tetapi belum dikemas secara baik).
    Ya saya percaya, kedua-duanya bisa dijual online.
    Terima kasih sudah diundang masuk ke sini.
    Salam.

  • November 12, 2009 - 9:13 am | Permalink

    Selama beberapa tahun, kok saya kurang berhasil menjual produk eBook, namun untuk produk non ebook lumanyan baguss :D

  • November 12, 2009 - 9:36 am | Permalink

    Memang tidak salah produk mencari uang di internet paling laris… coba lihat di google trend, internet marketing paling banyak di minati di Indonesia… semoga membantu…

  • November 12, 2009 - 9:41 am | Permalink

    Pilih produk digital atau produk fisik sama-sama menguntungkan asal para pemasar pintar menemukan ceruk pasar (niche) dan produknya benar-benar dibutuhkan oleh banyak orang.

  • November 12, 2009 - 11:28 am | Permalink

    Yang saya sesalkan dari para penjual produk digital adalah bahasa marketingnya, mereka membuai calon pembeli dengan bahasa yang sangat bombastis. seolah-olah produk mereka benar-benar bisa mewujudkan apa yang mereka gambarkan. Seharusnya mereka mau realistis kalau gak mau disebut PENIPU. Buku fisik saja kita bisa mereview, dan hargaya tidak terlalu mahal, lha ini sudah mahal hanya comot sana-comot sini.
    Salam sukses

    Wassalam

  • Peter
    November 12, 2009 - 1:40 pm | Permalink

    Produk digital lebih praktis yah…:D

  • November 12, 2009 - 2:23 pm | Permalink

    produk digital emg praktis, lagipula biaya jg bs ditekan, g perlu repot pengiriman, g ada ongkos kirim dll. tp kdg untuk memunculkan ide dan menjual produk yg bermanfaat bg banyak org tidak mudah. mgkn mas peter bs ksh tips ttg ini.. :)

  • November 12, 2009 - 4:22 pm | Permalink

    @bisnis gratis: Saya setuju. Apalagi sekarang ini sedang marak bisnis stupid machine system

  • November 12, 2009 - 4:42 pm | Permalink

    Bikin product sih boleh2 saja, namun asal jangan terlalu banyak belajar bahasa iklan nya donk.

    Gue lihat sedikit sekali orang yg jujur terhadap productnya, hampir semuanya dengan bahasa yang seolah kalo BELI PRODUCT SAYA, BESOK ANDA JADI KAYA.

    Nothing so hard and nothing so easy. Let do something today

    Thanks
    JJr

  • November 12, 2009 - 5:14 pm | Permalink

    pruduk digital lebih mudah dan lebih praktis untuk menjualnya, tetapi kebanyakan produk digital menjual ide yang tak masuk akal, mungkin karena ingin cepat laku dan balik modal…
    sedangkan produk fisik, menurut saya hal yang sangat memuaskan pelangan atau pembeli, karena langsung di terima oleh pembeli secara ofline.
    yang enak sich harus punya dua produk digital dan fisik, karena dapat memberikan banyak pilihan dan hasrat untuk memiliki pruduk tersebut yang sedang di jual.

    work hard&work play

    hd

  • November 12, 2009 - 5:23 pm | Permalink

    Jujur saja nih sebagai orang yg sering bergelut dibidang internet khususnya produk fisik yg sampai saat ini saya lakukan tetap normal dan berjalan baik2 saja, baik pengiriman dan bahkan pembeli kerap mendatangi tempat tinggal saya atau call langsung.

    Pada dasarnya berbisnis secara online pribadi menurut saya bagaimana caranya membangun kepercayaan pelanggan seperti no.telp yg bisa dihubungi, alamat yg jelas kalo perlu diberikan lampiran KTP/SIM ato bukti NPWP pribadi ( jual produk fisik ).

    Product digital yang hampir kebanyakan menawarkan kekayaan cepat, padahal membangun aset untuk kaya perlu waktu dan belajar, belajar ini pula harus dilihat konteks dulu apakah orang yang baru mengenal dunia internet (awam), setengah mahir, dan mahir.

    Kalau yg baru belajar mengenal dunia internet (awam) akan susah bagi mereka karena harus begini begitu, sebaiknya saran saya adalah bagi yang awam jangan berpikir apabila belajar secara digital akan cepat kaya buang konteks itu jauh2. belajarlah bagaimana membuat Website dari Nol s/d Online dengan bahasa yg mudah dipahami.

    yang paling gampang bagi orang awam adalah membuat Blog karena dari Blog akan mengajarkan kita cara memposting,tampilan maupun konteks isi serta gambar baru setelah betul2 mengenal perjalanan membuat Blog barulah kita mencoba untuk mencari product digital yg betul2 relevan dengan apa yang akan kita keluarkan.

    Mas Kohar thank’s ya atas semua informasinya dan semua rekan2 salam sukses selalu….ini sih menurut pendapat saya, karena pendapat satu dan yang lainnya pasti berbeda. Perbedaan inilah yang akan menambah wawasan dan ilmu kita.

    SALAM SUKSES SELALU

  • November 12, 2009 - 9:00 pm | Permalink

    Tadinya saya cma pngen komentara mngenai produk apa yg bagus buat dijual secara online. Tp ternyata disini banyak yg curhat , jadi saya mau ikutan curhat juga. :)
    Bagi saya sih g masalah bentuk produk digital atau pun real, saya setuju dengan pendapat Bisnis Gratis asalkan para seller mau berkata jujur mengenai produk mereka.
    Saya sendiri masih belajar jadi afiliater tapi sudah 5 bulan masih belum paham aja gmana jadi afiliater yg benar. Sambil terus belajar akhirnya saya malahan keasyikan bermain di paid to click walau earning nya sangat kecil tapi paling nggak masih ada yg masuk ke account paypal saya.

    Mungkin ada yg bisa kasih saran ‘n masukan bagusnya langkah apa yg harus saya ambil supaya bisnis online yg saya sedang geluti ini bisa jadi mata pencaharian utama??

    Thx all

  • November 13, 2009 - 1:02 am | Permalink

    Kalo menurut saya sih, masih menguntungkan produk digital deh…khan segi bea produksi murah banget dan mudah di edit tanpa ribet.

    Maju terus produk digital.

  • November 13, 2009 - 5:08 am | Permalink

    Istilah “produk digital” terkadang dipersempit maknanya hingga hanya mencakup ebook, dan “bisnis online” juga terkadang disempitkan sebatas “berjualan ebook”. Terima kasih Peter Kohar sudah membantu meletakkan kembali makna bisnis online dengan menyebutkan produk digital dan produk fisik.

    Sekedar sharing pengalaman mengenai membangun kepercayaan (sejalan dengan komentar dari pians) : kami secara onlime menjual produk digital berupa software SMS massal. Pada saat website masih baru, kami tidak mencantumkan alamat kantor. Yang terjadi adalah meskipun jumlah download besar, namun angka penjualan sangat rendah.

    Begitu alamat kantor kami cantumkan secara lengkap, maka penjualan langsung meningkat! Padahal angka download kurang lebih sama.

    Sederhana sekali: hanya mencantumkan alamat kantor! Ternyata hal ini sangat membantu meningkatkan kepercayaan pelanggan.

    Selamat jualan di internet!

  • November 13, 2009 - 7:44 pm | Permalink

    paling mudah jual janji, jadi politisi langsung kaya

  • November 14, 2009 - 2:09 am | Permalink

    Sekedar sharing pengalaman mengenai membangun kepercayaan dalam bisnis online (sejalan dengan komentar dari pians) :

    Perusahaan saya secara online menjual produk digital berupa software SMS non-web, untuk pasar dalam negeri. Pada saat website masih baru, kami tidak mencantumkan alamat kantor. Setelah beberapa bulan berjalan, kami mendapati bahwa meskipun angka download besar, namun angka penjualan rendah.

    Untungnya pada waktu itu kami mencatat pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh calon pelanggan lewat telpon. Salah satunya adalah: “Kantornya dimana?”

    Berdasarkan hal tersebut, alamat kantor kami cantumkan di website. Begitu alamat kantor kami cantumkan secara lengkap, maka penjualan langsung meningkat! Padahal angka download kurang lebih sama.

    Sederhana sekali: hanya mencantumkan alamat kantor bisa menaikkan penjualan! Padahal kami lihat website jualan software di luar negeri (perusahaan kecil) tidak pernah mencantumkan alamat kantor di website.

    Ternyata *budaya lokal* harus dipertimbangkan. Di “sana” dan di “sini” berbeda.

    Selamat jualan di internet!

    NB. Masih berhubungan dengan budaya lokal, pertanyaan *nomor 1* yang ditanyakan oleh calon pelanggan adalah: “Bisa kurang nggak harganya?” :D

  • Peter
    November 14, 2009 - 3:01 am | Permalink

    produk fisik disini, bukan berarti anda harus menciptakan proses dari pencarian bahan baku, produksi, packaging, dan segala macam hal lainnya. tapi yang ingin saya tekankan disini adalah, cobalah untuk mencari produk nyata yang sudah jadi dan juallah di internet. sehingga akan lebih menghemat waktu anda, dan sama mudahnya dengan menjual produk digital.

    @andreas nama saya bukan hanya peter kohar di internet, tapi memiliki nama lainnya untuk niche yang berbeda.. karena saya tidak ingin nama saya menjadi peter kohar ahli internet business, peter kohar ahli juga niche a , peter kohar ahli niche b.. nantinya akan menjadi blur bagi calon customer. (contoh david deangelo – eben pagan)

    @adryan terus praktek, jangn takut nyebur. karena kotor itu belajar dan sehat (kata ibu rinso, hehe)

    @abdul goefur menciptakan produk digital tidak perlu mengerti pemrograman, salah satu produk saya produk cepat saji mengjarkan untuk menciptakan produk digital dalam waktu 5 hari atau kurang tanpa memerlukan keahlian pemrograman dan saya desain sedemikian simplenya

    memang produk digital di indonesia saat ini, banyak yang menjual dengan cara seperti dijelaskan teman-teman diatas. tapi saya yakin semakin kedepan konsumen akan semakin cerdas memilih mana yang terbaik untuk mereka dan mana yang memakan mereka.

    @mitra sms x
    memang untuk menjual barang di internet perlu mencantumkan letak dimana lokasi anda, karena internet membutuhkan rasa percaya terlebih dahulu sebelum terjadinya transaksi penjualan
    dan untuk masalah minta diskon harga, saya juga sering koq diminta , hehe.. so enjoy saja budaya lokal ini, karena terkadang sya juga sering minta kalau lagi beli barang :) :)

  • November 14, 2009 - 6:05 am | Permalink

    Produk digital lebih praktis dibuatnya dari pada produk fisik….dan lebih mudah proses pengirimannya…

    saya lebih suka produk digital….

  • November 16, 2009 - 4:34 am | Permalink

    saya sangat senang sekali bisa membaca artikel anda dan saya sangat tertarik dengan bisnis di internet saya mau tanya apa anda bisa bantu saya untuk mempromosikan website saya , saya menjual product amazon yaitu cell phone tapi masih sangat sedikit sekali pengunjung yang datang kewebsite saya saya minta batuan anda

  • Koh Joen
    November 16, 2009 - 10:44 am | Permalink

    saya sependapat bahwa produk digital & non digital sama-sama pentingnya, namun bila dilihat dari segi resiko seperti : pengiriman, tempat serta kerusakan lain-lain, maka produk digital jauh lebih kecil.
    Mas Kohar, melalui tulisan-tulisan dahsyat anda, saya akan terus belajar meskipun mungkin lamban kemajuan saya, maklum saya gaptek.
    Salam sukses

  • November 16, 2009 - 10:29 pm | Permalink

    Sepertinya kedua pjenis prroduk itu berpotensi peluang bagus…..hanya mungkin karena kita belum kuasai sj.

  • mangun
    November 17, 2009 - 3:43 pm | Permalink

    product digital & fisik, keduanya bagus,
    yang penting jujur pada calon pembeli

    karena kalo berbohong pada pembeli=dosa=temannya setan=masuk neraka.
    hi…takut….

    JUJUR is the best

    thanks

  • November 25, 2009 - 3:53 pm | Permalink

    Menjual apa saja baik fisik maupun digital akan dibeli oleh orang dengan catatan penjualnya berlaku jujur dalam hal mempromosikan produknya sesuai dengan hakekat produk itu sendiri…

  • July 13, 2011 - 6:42 am | Permalink

    Ikutan kontes seo Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet Joko Susilo? :)

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>